MALINAU – gemakaltara.id | Perguruan Pencak Silat Cimande Satria Lodaya resmi berdiri di Kabupaten Malinau sejak 22 Februari 2022. Didirikan oleh dua guru besar, Rury Ahmad Sururie dan Ustadz Rama Hadi Dian, perguruan ini menjunjung tinggi nilai-nilai Talek Cimande dan Panca Setia Cimande dalam setiap latihannya.
Kini, Cimande Satria Lodaya telah berkembang pesat dengan jumlah murid mencapai puluhan orang dan memiliki 5 ranting aktif yang tersebar di Malinau Kota, Malinau Utara, dan Sebuku. Tak hanya itu, cabang perguruan ini juga telah berdiri di Samarinda, Kalimantan Timur yang dilatih langsung oleh 2 ( dua ) orang Jawara Cimande Bernama Kang Mahyudin dan Kang Junai Dengan Tempat Latihan di Sungai Keledang tepatnya jalan Bung Tomo dan Alamat Padepokannya di Jl. abdul sani gani Gang akbar Rt. 29 Samarinda.
Rury Ahmad Sururie selaku Ketua Umum dan Guru Besar menegaskan komitmennya untuk terus mencetak atlet-atlet pencak silat berbakat dari Cimande Satria Lodaya. “Kami ingin menciptakan generasi tangguh yang menjunjung tinggi nilai budaya dan bela diri khas Nusantara,” ungkapnya.
Senada dengan itu, Ketua Cabang Malinau sekaligus Guru Besar, Ustadz Rama Hadi Dian, menyebutkan bahwa hingga saat ini telah terdapat 25 orang yang sah menjadi warga Cimande. Ia pun terus berupaya mengangkat derajat pencak silat beraliran Cimande melalui perguruan Satria Lodaya.
Pada malam ini, Senin (7/4/2025), Cimande Satria Lodaya menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) yang dirangkaikan dengan Ujian Kenaikan Tingkat serta Ujian Pengesahan Warga. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat struktur dan regenerasi dalam tubuh perguruan.
Makna Lambang Satria Lodaya
Perguruan Cimande Satria Lodaya memiliki lambang yang sarat makna filosofi:
1. Harimau: Melambangkan kekuatan, ketegasan, dan keberanian serta merepresentasikan sejarah Padjajaran Siliwangi.
2. Kujang: Simbol ketajaman, daya kritis, dan keberanian memperjuangkan kebenaran.
3. Lingkaran Merah: Menandakan keberanian, ketegasan, dan kewibawaan dalam menjunjung kebaikan.
4. Lingkaran Putih: Melambangkan kesucian dan pelestarian budaya pencak silat secara turun-temurun.
5. Bintang: Mengandung makna bahwa seluruh kekuatan hanya berasal dari Allah SWT.
Perguruan Cimande Satria Lodaya terbuka untuk siapa saja tanpa memandang latar belakang etnis maupun agama. Siapa pun yang ingin belajar dan menjunjung nilai-nilai luhur pencak silat beraliran Cimande, dipersilakan untuk bergabung. (Ra)














