banner 728x250

IMI Malinau Tancap Gas, 8 Pembalap Dipersiapkan Hadapi Porprov II Kaltara

Oplus_16908288
banner 120x600
banner 468x60
Latihan Road race

IMI Malinau Tancap Gas, 8 Pembalap Dipersiapkan Hadapi Porprov II Kaltara

MALINAU, GEMA KALTARA — Menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) II Kalimantan Utara 2026, Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kabupaten Malinau terus mematangkan persiapan atlet cabang olahraga balap motor. Sebagai tuan rumah, Malinau tidak ingin hanya sukses dalam penyelenggaraan, tetapi juga mampu menunjukkan prestasi di lintasan.

Saat ini, sebanyak delapan atlet telah dipersiapkan untuk memperkuat Cabor balap motor, baik nomor road race maupun grass track.

Ketua IMI Kabupaten Malinau, Suparto, melalui Sekretaris IMI Malinau, Rury Ahmad Sururie, mengatakan pembinaan atlet terus dilakukan secara bertahap dengan menitikberatkan pada kemampuan teknik, fisik, kedisiplinan, serta mental bertanding.

“Kami ingin membangun pembalap yang benar-benar siap bertanding. Balap motor bukan hanya persoalan kecepatan, tetapi bagaimana atlet mampu menguasai teknik, menjaga kondisi fisik, membaca lintasan, mengendalikan emosi, dan mengambil keputusan dengan tepat saat berada di lintasan,” tegas Rury.

Untuk meningkatkan kemampuan para atlet, IMI Malinau menjadwalkan latihan rutin setiap Jumat dan Sabtu sore. Latihan dilakukan sebagai bagian dari program persiapan menuju Porprov II Kaltara.

“Latihan kami buat rutin dan terarah. Jumat dan Sabtu sore menjadi waktu latihan atlet. Kami ingin setiap latihan ada peningkatan, baik dari sisi teknik maupun fisik. Tidak boleh hanya sekadar latihan, tetapi harus ada progres yang bisa diukur,” ujarnya.

Menurut Rury, delapan atlet yang saat ini masuk dalam pembinaan merupakan bagian dari proses pencarian dan pengembangan bibit pembalap Malinau.

“Delapan atlet ini adalah bagian dari proses pembinaan. Kami akan melihat kemampuan masing-masing, kemudian terus kami tingkatkan. Harapannya, mereka bisa menjadi pembalap yang kompetitif dan mampu bersaing dengan atlet dari kabupaten dan kota lainnya di Kalimantan Utara,” katanya.

Bukan Sekadar Ikut Bertanding

Rury menegaskan, IMI Malinau tidak ingin mengirim atlet hanya untuk memenuhi keikutsertaan pada Porprov. Setiap pembalap yang diturunkan harus memiliki kesiapan dan target yang jelas.

“Kami tidak ingin atlet datang ke Porprov hanya untuk ikut meramaikan pertandingan. Mereka harus datang dengan persiapan, keberanian, kemampuan, dan target prestasi. Karena itu, dari sekarang kami terus dorong mereka untuk serius menjalani latihan,” tegasnya.

Ia juga mengapresiasi dukungan KONI yang selama ini turut membantu pembinaan atlet, termasuk memberikan ruang bagi pelaksanaan latihan dan training center.

“Dukungan KONI sangat berarti bagi kami. Dengan adanya dukungan tersebut, pembinaan atlet balap motor bisa berjalan lebih maksimal. Kami berharap sinergi ini terus diperkuat karena untuk mencetak pembalap berprestasi membutuhkan proses yang panjang dan berkelanjutan,” ungkap Rury.

Target Jangka Panjang Lahirkan Pembalap Nasional

Lebih jauh, IMI Malinau tidak ingin pembinaan berhenti setelah Porprov II selesai. Ajang tersebut justru diharapkan menjadi batu loncatan bagi para atlet untuk memasuki kompetisi yang lebih tinggi.

“Target kami bukan hanya Porprov. Kami ingin dari Malinau lahir pembalap-pembalap yang bisa terus berkembang sampai tingkat nasional. Kalau hari ini mereka belajar dan bertanding di tingkat provinsi, ke depan kami ingin mereka mampu membawa nama Malinau di kejuaraan yang lebih tinggi,” jelasnya.

Ia menambahkan, untuk mencapai target tersebut diperlukan pembinaan yang konsisten, latihan terjadwal, dukungan sarana dan prasarana, serta kompetisi yang cukup bagi para atlet.

“Kami percaya pembalap hebat tidak lahir secara instan. Mereka lahir dari latihan yang disiplin, pengalaman bertanding, keberanian, dan kemauan untuk terus belajar. Karena itu, pembinaan harus kita mulai dari sekarang dan dilakukan secara berkelanjutan,” pungkasnya.

Dengan persiapan yang terus digenjot, delapan pembalap IMI Malinau kini diproyeksikan menjadi bagian dari kekuatan tuan rumah pada Porprov II Kaltara 2026.

Bagi IMI Malinau, lintasan Porprov bukan sekadar tempat untuk bertanding, tetapi menjadi panggung pembuktian bahwa pembalap daerah juga mampu melaju cepat dan bersaing untuk meraih prestasi.

RS | GEMA KALTARA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *