banner 728x250

KEBAKARAN PONDOK PESANTREN AL-KHAIRAT MALINAU, PETUGAS DAMKAR TETAP LAKSANAKAN EDUKASI SISWA TKIT ULIN NUHA

banner 120x600
banner 468x60
Kunjungan TKIT ULIN NUHA

KEBAKARAN PONDOK PESANTREN AL-KHAIRAT MALINAU, PETUGAS DAMKAR TETAP LAKSANAKAN EDUKASI SISWA TKIT ULIN NUHA

MALINAU, GEMA KALTARA – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Malinau kembali menunjukkan kesiapsiagaan dalam menjalankan tugas pelayanan masyarakat. Di tengah kegiatan edukasi pengenalan profesi pemadam kebakaran bagi siswa TKIT Ulin Nuha, petugas menerima laporan kebakaran bangunan asrama Pondok Pesantren Al-Khairat Malinau, Kamis (22/10/2026).

Kunjungan TKIT Ulin Nuha yang diikuti sekitar 100 orang, terdiri atas 80 siswa, ustadzah, dan orang tua murid, disambut langsung oleh Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Malinau, Tjito Widjaja, S.T., M.Si., bersama jajaran pejabat, termasuk Kepala Bidang Pemadaman, Penyelamatan dan Sarana Prasarana, Rury Ahmad Sururie, S.E., M.Si.

Kegiatan diawali dengan pengenalan peralatan pemadam kebakaran, fungsi armada, serta edukasi dasar mengenai tugas dan tanggung jawab petugas Damkar kepada anak-anak sejak usia dini.

Namun, di tengah berlangsungnya kegiatan, terlihat asap tebal yang diduga berasal dari kebakaran di kawasan Pondok Pesantren Al-Khairat, Malinau Hulu. Petugas yang sedang memberikan edukasi segera merespons informasi tersebut.

Kepala Bidang Pemadaman, Penyelamatan dan Sarana Prasarana, Rury Ahmad Sururie, mengarahkan personel untuk segera bergerak menuju lokasi kejadian, sementara kegiatan edukasi bagi siswa tetap dilanjutkan dengan pengaturan personel yang tersedia.

Peristiwa tersebut menjadi gambaran nyata bahwa tugas pemadam kebakaran tidak hanya memberikan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat, tetapi juga harus selalu siap merespons keadaan darurat kapan pun dibutuhkan.

Dua Bangunan Asrama, Kantor Administrasi dan Dua Mobil Terbakar

Berdasarkan laporan kegiatan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Malinau, laporan kebakaran diterima pada pukul 08.16 WITA. Personel mulai bergerak pada pukul 08.17 WITA dan tiba di lokasi pada pukul 08.19 WITA.

Kebakaran terjadi pada bangunan asrama baru Pondok Pesantren Al-Khairat, RT 02, Desa Malinau Hulu, Kecamatan Malinau Kota, Kabupaten Malinau.

Petugas dari Sektor Induk, Utara, dan Barat bersama unsur terkait langsung melakukan upaya pemadaman. Penanganan berlangsung hingga pukul 09.45 WITA, dilanjutkan dengan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang berpotensi memicu kebakaran kembali.

Akibat kejadian tersebut, dua unit bangunan asrama, satu unit kantor administrasi, serta dua unit mobil minibus dilaporkan hangus terbakar.

Dalam peristiwa ini tidak terdapat korban jiwa. Namun, satu orang santri bernama Sandi Yoga dilaporkan mengalami luka ringan pada tangan dan kaki akibat pecahan kaca. Tidak terdapat laporan korban luka berat.

Dugaan awal penyebab kebakaran adalah korsleting listrik. Meski demikian, penyebab pasti masih dalam proses investigasi pihak kepolisian.

Puluhan Personel dan Sejumlah Armada Dikerahkan

Dalam penanganan kebakaran tersebut, sebanyak 50 personel Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Malinau dikerahkan dengan dukungan sejumlah armada, meliputi mobil pemadam, mobil suplai, armada dari Sektor Utara dan Barat, mobil penyelamatan, mesin portabel, serta mobil komando. Dukungan mobil suplai dari BPBD turut membantu proses pemadaman.

Penanganan juga melibatkan BPBD, Satpol PP, PLN, Polres, TNI, unsur kecamatan, relawan, serta masyarakat sekitar.

Pada tahap pendinginan, Wakil Bupati Malinau, Sekretaris Daerah Kabupaten Malinau, dan Asisten I Bupati Malinau turut hadir di lokasi untuk melihat kondisi pascakebakaran.

Berkat respons cepat dan koordinasi antarpersonel serta unsur terkait, api berhasil dipadamkan dan lokasi dinyatakan aman setelah proses pendinginan selesai.

Edukasi Tetap Berlangsung, Anak-Anak Mengenal Profesi Damkar

Di sisi lain, kegiatan edukasi bersama siswa TKIT Ulin Nuha tetap berlangsung dengan tertib dan lancar. Anak-anak diperkenalkan lebih dekat dengan berbagai peralatan pemadam kebakaran serta mobil unit tembak yang digunakan dalam operasional pelayanan.

Suasana semakin meriah ketika anak-anak berkesempatan merasakan pengalaman bermain air melalui semprotan air petugas dengan pengawasan, sehingga kegiatan berlangsung menyenangkan dan memberikan pengalaman berkesan.

Kegiatan ditutup dengan pembagian makanan ringan dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Malinau. Para siswa tampak antusias, bahagia, dan semakin mengenal profesi petugas Damkar yang bertugas melindungi masyarakat dari bahaya kebakaran maupun keadaan darurat lainnya.

Kegiatan ini sekaligus menjadi sarana pembelajaran bahwa di balik seragam dan armada pemadam kebakaran, terdapat tanggung jawab besar, kedisiplinan, keberanian, dan kesiapsiagaan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Malinau mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya bahaya instalasi listrik, serta segera melaporkan kejadian darurat melalui Call Center Damkar Malinau: 0553-2021476.

Ras.

Penanganan Kebakaran Pesantren Alkhairot

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *