Samarinda – Satu tahun sudah Perguruan Pencak Silat Cimande Satria Lodaya berdiri di Samarinda. Dibawah komando dua pendekar Cimande, Kang Muhammad Mahyudin dan Kang Junai, padepokan ini perlahan namun pasti mulai mencetak generasi muda yang siap menapaki jalan seorang jawara.
Berlokasi di Jl. Abdul Sani Gani, Gang Akbar RT.29 Samarinda, serta lokasi latihan di Jalan Bung Tomo, Keledang, perguruan ini kini memiliki sekitar 20 siswa aktif yang rutin berlatih. Meski belum ada yang mencapai tingkatan selendang coklat atau sabuk warga, para siswa terus digembleng dengan latihan fisik, mental, dan penguasaan jurus-jurus khas Cimande Satria Lodaya.
Menurut Kang Mahyudin, generasi kini membutuhkan pendekatan latihan yang berbeda. “Dulu, kami melatih kaki dengan menghantam tiang listrik hingga bengkak. Tapi sekarang, kami sesuaikan dengan kondisi siswa, tetap keras tapi lebih terstruktur,” ujarnya.
Tingkatan dalam Cimande Satria Lodaya pun memiliki struktur yang jelas, baik melalui sabuk maupun selendang:
Sabuk:
1. Putih – Lodaya
2. Kuning – Lodaya Muda
3. Hijau – Lodaya Madya
4. Biru – Lodaya Utama
Selendang:
1. Coklat – Satria Muda (Tingkat I)
2. Merah – Satria Madya (Tingkat II)
3. Merah Besar – Satria Utama (Tingkat III)
4. Khusus Guru Besar: Merah dengan tambahan logo
“Kami berharap semakin banyak anak-anak Samarinda yang bergabung, bukan hanya untuk prestasi, tapi juga sebagai bekal menjaga diri dan karakter,” tutur Kang Mahyudin.
Bagi orang tua yang ingin mendaftarkan anaknya, silakan hubungi langsung Kang Mahyudin di nomor +62 812-5034-4903. ( Ra )


















